Evaluasi & Tips Pembuatan Clay Plastisin


Bebicara masalah Clay, siang ini baru saja saya mempraktekkannya sendiri. Tidak semudah yang dibayangkan. Perpaduan adonannya cukup sulit. Bahkan antara tepung dan lem yang saya campurkan berdasarkan resep tidak berhasil. Akhirnya saya tambahkan lagi lemnya, sampai hampir habis satu bungkus.

Saya adalah seorang pemula, bahkan ini adalah pertama kalinya saya membuat clay sendiri. Tapi hasilnya tidak terlalu mengecewakan. Setelah bergelut dengan adonan super lengket yang tiba-tiba menjadi keras karena pengaruh udara, dan setelah berkotor-kotor ria dengan cat warna yang membuat kuku-kuku jari saya  menjadi kotor dan belepotan.

Sekedar saran dari saya jika ingin membuat clay plastisin di rumah. Jangan langsung campurkan semua tepung dengan lem. Tepung dimasukkan perlahan sedikit demi sedikit untuk mengukur tekstur adonan. Jangan terlalu keras, karena akan sedikit sulit dibentuk. Tapi jgua jangan terlalu lembek, hal tersebut akan memperlama proses pengeringan. Dengan tekstur yang sesuai dan pas, adonan akan mudah dibentuk dan hasilnya pun akan mulus.

Untuk pewarnaan sendiri yang perlu kita perhatikan adalah tentang bagaimana memadukan warna dalam adonan agar menjadi semirip mungkin dengna objek sesungguhnya. Warna dari adonan tersebut akan menjadi lebih tua saat mengering, jadi tidak perlu memberi pewarna terlalu berlebihan pada adonan. Selain hal tersebut, saat kita memberi warna, kita juga harus memperhatikan kebersihan tangan. Jika tangan kita dalam kondisi kotor karena bekas cat warna sebelumnya, hal tersebut akan mengakibatkan kontaminasi warna dan membuat tampilan clay kita sedikit kurang menarik. Kesannya menjadi agak kotor. Untuk itu, kita bisa menggunakan sarung tangan plastik yang terpisah untuk masing-masing warna.

Mungkin demikian evaluasi terhadap clay yang sudah saya buat. Untuk percobaan ke depannya harus lebih baik lagi, dan memperhatikan hal-hal yang penting hingga ke bagian detailnya.

TOP SECRET


Salah satu film yang sangat menginspirasi, khususnya bagi kaum muda di seluruh penjuru dunia. Dimulai dari kisah seorang remaja SMA bernama Top Ittipad yang begitu gemar bermain game online. Dari hobinya tersebut, Top mampu menghasilkan uang yang begitu banyak, bahkan melebihi penghasilan kedua orangtuanya. Dengan uang yang begitu banyak, Top membeli sebuah mobil, beberapa perangkat komputer dan masih banyak lagi hal-hal lain yang memang dia ingin beli.

Top cenderung kurang bersemangat untuk belajar di sekolah, namun pemikirannya terhadap sebuah bisnis sangatlah kritis. Begitu kuliah, Top sering bolos hanya untuk mengurus bisnis-bisnisnya yang pada akhirnya gagal. Dimulai dengan berdagang DVD Player, ternyata Top tertipu. Semua DVD yang dia beli itu adalah bajakan dan langsung rusak, akhirnya dia tidak bisa berbuat apa-apa dengan hal tersebut.

Bisnisnya yang kedua adalah bisnis kacang goreng. Walaupun awalnya kurang berhasil, namun selang beberapa saat bisnisnya tersebut mulai berjalan lancar. Tapi kendala yang menghambat jalannya usaha tersebut tak henti-hentinya datang. Akhirnya usaha kacang goreng tersebut harus ditutup.

Top kini tinggal bersama pamannya, karena kedua orangtua dan kakaknya pergi ke Cina. Top telah memutuskan untuk berhatan hidup di Thailand dengan bantuan pamannya yang sudah cukup tua. Karena keluarga Top telah dililit hutang sebesar 12 milyar, akhirnya rumah keluarga Top terpaksa di sita oleh bank.

Top tidak menyerah. Dia menjual semua perangkat komputernya untuk membeli bahan baku rumput laut dan memulai bisnis tersebut. Percobaan demi percobaan dilakukan, tapi semuanya gagal. Begitu satu percobaan berhasil, selalu ada kendala yang dihadapinya.

Kehidupan Top untuk mencapai keberhasilan begitu sulit. Kemudian dia memutuskan untuk bergabung dengan sebuah perusahaan yang menjual produk-produk makanan dengan cabang di lebih dari 27 negara. Tidak semudah yang dibayangkan. Ia ditolak begitu saja.

Top mulai kehabisan semangat. Ia memutuskan untuk pergi menyusul keluarganya di Cina. Namun di dalam hatinya masih tersisa sedikit semangat untuk terus berusaha. Melihat dukungan dari orangtuanya, Top mulai bangkit kembali. Sisa uang yang dia miliki digunakan untuk mendirikan sebuah pabrik agar bisa mencapai kriteria untuk diterima oleh perusahaan 7 Eleven tersebut.

Kini Top sudah tidak memiliki apa-apa lagi. Andai kali ini ia ditolak lagi, maka semua yang dia lakukan adalah sia-sia. Dan di sinilah, buah dari semua usaha Top selama ini. Ternyata produknya telah memenuhi standar yang ditetapkan perusahaan tersebut. Kini Top dan keluarganya bisa berkumpul kembali. Semua hutang orantuanya bisa dia lunasi.

Semua yang diceritakan di atas bukanlah sebuah cerita fiksi semata, karena itu memang benar-benar sebuah kisah nyata yang pernah terjadi. Sekarang Top yang tinggal di Thailand sudah berusia 26 tahun. Penghasilannya dari berjualan keripik rumput laut begitu besar. Dan itulah buah dari suatu usaha.

Dari Mana Datangnya Inspirasi???


"Sekarang buat karangan bebas." perintah seorang guru Bahasa Indonesia di sebuah kelas. Para siswa bingung. Mereka saling pandang satu sama lain. Karangan bebas adalah salah satu hal yang menurut sebagian orang susah-susah gampang. Mereka bisa menulis apapun yang ada di dalam mereka, tapi mereka akan sangat kesulitan kalau benar-benar tidak memiliki ide sama sekali.

Bicara masalah ide, tentu kita harus mencari sesuatu yang mampu menginspirasi kita sehingga ide-ide cemerlang akan bermunculan di dalam kepala kita. Lalu, apa sebenarnya hal yang bisa membuat kita terinspirasi? Ada banyak. Walaupun sebenarnya inspirasi itu datang sendiri tanpa dicari, tapi saat kita berusaha untuk mencari inspirasi, maka akan lebih mudah bagi kita untuk menemukan ide tersebut.

Untuk mencari hal yang bisa menginspirasi diri kita, cobalah untuk melihat ke sekelilingmu. Jalanan yang sepi,  terjal dan berdebu. Bisakah hal tersebut menjadi sebuah inspirasi? Tentu bisa. Buka luas-luas imajinasimu. Bayangkan, seandainya jalanan ini dikelilingi oleh padang ilalang, adai jalanan terjal ini ditindih oleh tanah coklat keemasan yang hangat dan nyaman dipijak, andaikan pepohonan di sekelilingnya bisa tumbuh rindang. Pasti jalanan ini tidak akan sepi. Dengan munculnya pemikiran seperti itu, kita bisa mulai membuat sebuah tulisan. Tulis saja apa yang ada di dalam pikiran kalian terhadap suatu hal yang memang mampu membuat otak kalian menjadi sedikit lebih kritis. Itu adalah awal yang bagus untuk menumbuhkan opini berdasarkan fakta-fakta.

Inspirasi itu bisa datang dari mana saja. Dan akan lebih mudah untuk diterapkan ke dalam sesuatu yang baru andai saja inspirasi tersebut berasal dari hal yang menurut kita spesial. Ibuku inspirasiku. Itu salah satu kalimat populer yang memang benar-benar sesuai fakta. Kalau ingin bercerita tentang 'Ibu', itu adalah hal yang tidak akan pernah habis untuk dibahas. Bisa dimulai dari seorang perempuan kecil yang menjadi remaja, kemudian tumbuh dewasa. Bertemu dengan pasangannya, dan mulai meniti karir sebagai seorang 'ibu'. Memiliki seorang anak. Tanggung jawab begitu besar untuk menjadikan anaknya sebagai seorang yang bisa lebih baik darinya. Menceritakan tentang suka dua seorang ibu untuk membesarkan anaknya, itu adalah hal yang membutuhkan proses panjang. Dengan inspirasi seperti itu, kita bisa mulai menulis tentang sebuah karangan bebas yang panjang tanpa takut kehabisan ide.

Jadi, sebenarnya mencari inspirasi yang bisa menumbuhkan ide-ide segar itu mudah. Tinggal pintar-pintarnya kita untuk membuka wawasan dan imajinasi seluas mungkin. Cobalah dengan ruang lingkup yang kecil terlebih dahulu, setelah itu perluas lagi ide yang sudah menghinggapi pikiran kita. Tulis, dan jaga konsentrasi kalian dan relax ...