Kita akan melanjutkan tentang cara-cara mengatasi permasalahan dengan sahabat kita. Dan berikut ini adalah kasus terbaru yang mungkin pernah dihadapi dalam sebuah persahabatan. Ayo simak bersama.... Kasus 2 Kamu mempunyai seorang teman bernama (anggap saja) B. Dia itu sudah sangat dekat denganmu. Beberapa saat ini ada teman baru dikelasmu, dan B lebih dekat dengan teman barunya daripada dengamu. Saat kamu berusah bergabung dengan mereka, B justru semakin menjauhimu dan Lalu apa yang akan kamu lakukan? Solusi 2 Untuk mengatasi hal ini susah-susah gampang. Kamu harus mencoba bergabung dengan mereka. Abaikan saja jika pada kenyataannya mereka cuek. Anggap hubunganmu dengan mereka biasa-biasa saja. Dan ajak mereka bicara seperti biasa. Mungkin perasaan kesal akan sedikit muncul. Tapi hal itu sudah biasa. Lama kelamaan kalian bisa menjadi teman yang lebih dekat dengam mereka.... Demikian caranya. Cukup singkat untuk ditulis, tapi mungkin mengatasi masalah seperti kasus di atas tidak akan semudah menulisnya. Tetaplah berusaha dan jaga persahabatan kalian....
Yang namanya persahabatan akann lengkap jika dalam persahabatan itu telah ada kesenangan, kesedihan, keluhan, dan perselisihan tentunya. Apa ada persahabatan yang tidak pernah dilanda oleh perselisihan? Rasanya itu hal yang tidak mungkin. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Ikuti beberapa contoh masalah dalam persahabatan dan cara mengatasinya. Tapi untuk contoh-contoh kasusnya, disini akan digunakan inisial agar lebih mudah dan tidak ngoler-ngoler.
Kasus 1
A adalah sahabat dekatmu. Sudah dari kecil kalian bersahabat. Tapi belakangan ini A lebih sering diam. Dia jarang mengajakmu bicara dan terlihat seperti orang yang marah denganmu. Lalu apa yang akan kamu lakukan?
Solusi 1
Sangat salah jika kamu juga ikut diam melihat sahabamu jadi berubah seperti ini. Harus ada tindakan yang kamu lakukan. Ajak dia bicara dan anggap kalau kamu tidak menyadari perubahannya. Ajak dia jalan-jalan atau melakukan hal yang biasa kalian lakukan. Jika dia memang dia tidak ada masalah, pasti dia kan menikmati hal yang dia sukai itu.
Tapi bagaimana kalau dia benar-benar berubah? Yang pertama harus kamu lakukan adalah tanyakan padanya. Mungkin dia punya masalah berat. Dan katakan kalau kamu akan berusaha membantunya. Dengan begitu, akan memungkinkan kalau dia akan menceritakan masalahnya.
Bagaimana kalau dia bilang tidak punya masalah? Sepertinya jawaban itu 80% bohong, tapi tetap ada kemungkinan benarnya. Segeralah kamu berinteropeksi diri. Mungkin dia marah denganmu. Mungkin dia menemukan sisi yang tidak dia sukai darimu. Walaupun kamu merasa tidak bersalah, segeralah minta maaf. Karena walaupun kamu berbuat salah, kemungkinan besar sahabat yang telah lama bersama tidak akan berani mengungkapkan apa yang sebenarnya dia rasakan.
Memang tidak mudah, tapi lebih baik memang begitu….
Jika ditanya “Hal apa yang bisa membuatmu menangis, tersenyum dan kesal?” , jangan menjawab “Cinta.”. Rasanya sangat membosankan kalau dalam kehidupan kita hanya membicarakan masalah “Cinta”. Apakah sudah punya jawaban yang lain?
Saya akan bertepuk tangan jika anda menjawabnya dengan “Sahabat”. Itulah hal yang sebenarnya bisa membuat kita tersenyum, mengangis dan kesal. Dan di sini ada beberapa contoh sikap seorang sahabat yang dapat mempengaruhi perasaan kita.
Sahabat dapat membuat kita senang jika:
1.Menemani kita saat senang dan sedih.
2.Selalu bersedia untuk menjadi tempat pencurahan perasaan.
3.Bisa memberikan solusi-solusi untuk setiap masalah yang kita hadapi.
4.Selalu berusaha pengertian dan menjaga perasaan.
5.Selalu ada saat kita membutuhkan.
Selain membuat kita senang, terkadang sikap seorang sahabat juga bisa membuat kita sedih. Diantaranya:
1.Tidak mau peduli dengan masalah yang sedang kita hadapi.
2.Selalu menghindar saat kita sedang membutuhkannya.
3.Egois dan tidak mau mengalah.
Sebagai seorang sahabat, hendaknya kita selalu intropeksi diri. Mencoba untuk bisa menjadi seorang sahabat yang baik. Sahabat yang bisa membawa kebaikan bagi orang lain. Selalu berbesar hati untuk menerima semua kritikan. Karena sebenarnya kritikan itulah yang akan membangun kita menjadi lebih baik.
Apalah arti sebuah persahabatan jika antar individu itu sendiri tidak mau berusaha menjadi sahabat yang baik. Itu ibaratkan kolam tanpa air.
Percuma saja wadah bernama ‘Sahabat’ itu ada jika ternyata di dalamnya hanya ada bualan belaka. Isilah wadah ‘Sahabat’ itu dengan segenap perasaan cinta, kasih sayang dan pengertian. Tapi bukan berarti kita harus menuruti semua keinginan sahabat kita. Kita hendaknya tahu, mana saja hal yang baik dan buruk. Jika sahabatmu akan melakukan hal yang tidak baik, maka cegahlah. Dan di sinilah kamu telah membuktikan bahwa sahabat adalah orang yang bisa membawa kebaikan bagi semua.