Dari Mana Datangnya Inspirasi???


"Sekarang buat karangan bebas." perintah seorang guru Bahasa Indonesia di sebuah kelas. Para siswa bingung. Mereka saling pandang satu sama lain. Karangan bebas adalah salah satu hal yang menurut sebagian orang susah-susah gampang. Mereka bisa menulis apapun yang ada di dalam mereka, tapi mereka akan sangat kesulitan kalau benar-benar tidak memiliki ide sama sekali.

Bicara masalah ide, tentu kita harus mencari sesuatu yang mampu menginspirasi kita sehingga ide-ide cemerlang akan bermunculan di dalam kepala kita. Lalu, apa sebenarnya hal yang bisa membuat kita terinspirasi? Ada banyak. Walaupun sebenarnya inspirasi itu datang sendiri tanpa dicari, tapi saat kita berusaha untuk mencari inspirasi, maka akan lebih mudah bagi kita untuk menemukan ide tersebut.

Untuk mencari hal yang bisa menginspirasi diri kita, cobalah untuk melihat ke sekelilingmu. Jalanan yang sepi,  terjal dan berdebu. Bisakah hal tersebut menjadi sebuah inspirasi? Tentu bisa. Buka luas-luas imajinasimu. Bayangkan, seandainya jalanan ini dikelilingi oleh padang ilalang, adai jalanan terjal ini ditindih oleh tanah coklat keemasan yang hangat dan nyaman dipijak, andaikan pepohonan di sekelilingnya bisa tumbuh rindang. Pasti jalanan ini tidak akan sepi. Dengan munculnya pemikiran seperti itu, kita bisa mulai membuat sebuah tulisan. Tulis saja apa yang ada di dalam pikiran kalian terhadap suatu hal yang memang mampu membuat otak kalian menjadi sedikit lebih kritis. Itu adalah awal yang bagus untuk menumbuhkan opini berdasarkan fakta-fakta.

Inspirasi itu bisa datang dari mana saja. Dan akan lebih mudah untuk diterapkan ke dalam sesuatu yang baru andai saja inspirasi tersebut berasal dari hal yang menurut kita spesial. Ibuku inspirasiku. Itu salah satu kalimat populer yang memang benar-benar sesuai fakta. Kalau ingin bercerita tentang 'Ibu', itu adalah hal yang tidak akan pernah habis untuk dibahas. Bisa dimulai dari seorang perempuan kecil yang menjadi remaja, kemudian tumbuh dewasa. Bertemu dengan pasangannya, dan mulai meniti karir sebagai seorang 'ibu'. Memiliki seorang anak. Tanggung jawab begitu besar untuk menjadikan anaknya sebagai seorang yang bisa lebih baik darinya. Menceritakan tentang suka dua seorang ibu untuk membesarkan anaknya, itu adalah hal yang membutuhkan proses panjang. Dengan inspirasi seperti itu, kita bisa mulai menulis tentang sebuah karangan bebas yang panjang tanpa takut kehabisan ide.

Jadi, sebenarnya mencari inspirasi yang bisa menumbuhkan ide-ide segar itu mudah. Tinggal pintar-pintarnya kita untuk membuka wawasan dan imajinasi seluas mungkin. Cobalah dengan ruang lingkup yang kecil terlebih dahulu, setelah itu perluas lagi ide yang sudah menghinggapi pikiran kita. Tulis, dan jaga konsentrasi kalian dan relax ...

Kerajinan Dari Plastisin


Beberapa waktu lalu saya mengunjungi perpustakaan daerah yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalku. Aku mencari-cari buku yang menarik untuk dibaca, dan akhirnya ada satu buku yang menarik pertahianku. Sebuah buku berjudul 'Kreasi Plastisin -  Buat Kreasi Plastisin di Rumah Sendiri' yang ditulis oleh Indira. Buku ini sangat menarik. Di dalamnya dijelaskan secara detail tentang pembuatan kreasi plastisin mulai dari tahap pengenalan sampai proses membuatnya hingga tuntas. Bahkan di dalam buku itu tersedia juga galeri contoh-contoh kreasi plastisin yang bisa dibuat.

Sekarang saya akan menyampaikan beberapa informasi yang saya dapat dari buku tersebut. Berawal dari pengertian plastisin itu sendiri. Plastisin sebenarnya adalah termasuk clay (dalam bahasa Indonesia berarti tanah liat) yang terbuat dari campuran tepung dan lem. Untuk membuat adonan plastisin sendiri, bahan yang kita butuhkan di antaranya adalah :

  1. Tepung Terigu 70 gram
  2. tepung tapioka 70 gram
  3. tepung beras 70 gram
  4. lem putih (lem kayu) 180 gram
Untuk pembentukan adonannya pun tidak terlalu rumit, seperti berikut ini :
  1. Campurkan semua tepung, kemudian ayak.
  2. Campurkan tepung tersebut dengan lem putih yang telah disediakan.
  3. Uleni hingga merata dan kalis, sehingga mudah dibentuk.
Dalam pembuatan sebuah kerajinan dari plastisin, ada beberapa bentuk-bentuk dasar yang perlu kita ketahui di tahap awal. Bentuk-bentuk dasar tersebut di antaranya adalah : bulat, bulat telur, spiral, keriting, tabung, tetes air, gulung, tetes air dua sisi dan tali. Sebenarnya kalian bisa membuat sendiri bentuk-bentuk yang kalian inginkan sesuai imajinasi.

Untuk mengaplikasikan plastisin yang kalian buat, kalian bisa menggunakan stoples, kotak tisu, tempat pensil, gantungan kunci, bingkai foto dan tempat-tempat lain. Kalian juga bisa membuatnya sebagai pajangan di meja belajar.

Sangat menarik dan sangat mudah untuk dibuat.
Untuk info galeri akan kita bahas pada pos selanjutnya. Selamat mencoba...

Beberapa Alasan Seseorang Melanjutkan Kuliah

Kuliah? Salah satu penunjang masa depan. Setelah seseorang menyelesaikan belajar selama 12 tahun, mulai dari bangku SD, SMP sampai SMA, tibalah saat bagi mereka untuk meruncingkan lagi cita-cita mereka. Dengan apa? Tentu dengan memilih satu jurusan di fakultas tertentu sesuai dengan kemampuan dan minat di dalam dirinya.

Tapi pada kenyataannya tidak semua orang bisa melanjutkan kuliah. Terlihat banyak dari lulusan SMA yang memilih untuk bekerja. Ada banyak alasan kenapa mereka memilih untuk tidak melanjutkan kuliah. Asalannya bisa karena faktor ekonomi, faktor kemampuan berfikir, faktor minat dan masih banyak lagi.

Lalu, kira-kira apa hal yang membuat seseorang memilih untuk melanjutkan kuliah? Asalan kenapa orang melanjutkan kuliah lebih banyak daripada alasan kenapa seseorang memilih  untuk tidak melanjutkan kuliah. Demikian sedikit ulasannya :


  1. Tuntutan Keluarga. Keluarga yang sudah mapan, pendidikan orangtua yang tinggi, secara tidak langsung hal tersebut akan menuntuk seorang anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, minimal sederajat dengan pendidikan orangtua. Ya, begitulah realita yang terjadi saat ini. 
  2. Kemampuan ekonomi memadai. Faktor ekonomi sangat berperan penting dalam pelaksanaan pendidikan. Walaupun saat ini terdapat banyak beasiswa, tetap saja akan ada materi yang perlu dikeluarkan selama menjalankan kegiatan perkuliahan.
  3. Kecerdasan memadai. Mungkin ada orang yang berkata, "Sayang kalau tidak dilanjutkan. Kamu itu pintar.". Pintar sih pintar, tapi bagaimana keadaan ekonomi kita? Tenang, setidaknya ada banyak beasiswa. Kalau otak kita memang 'oke', sebenarnya ada banyak beasiswa yang menanti, bahkan bisa sampai beasiswa penuh. Tinggal pintar-pintarnya kita untuk mencari tambahan uang selagi mengenyam pendidikan di bangku kuliah.
  4. Nekat. Tentu saja. Apapun bisa dilakukan oleh orang yang nekat. Seperti kata pepatah, "Orang hebat kalah dengan orang nekat." Tak masalah saat kita nekat melakukan sesuatu demi kebaikan, karena hal itu mungkin bisa menjadikan kita sebagai sosok yang tangguh. Tak peduli dengan setiap halangan yang ada, walaupun itu tidak mudah.
Ya, masih banyak lagi. Tapi setidaknya itu adalah garis besar yang bisa dijelaskan, yang faktanya terpampang di hadapan kita.